ITB dan PT INKA menguji coba trem otonom bertenaga baterai di Jalan Slamet Riyadi, Solo. Trem dilengkapi sensor kamera, radar, LiDAR, dan GNSS yang terhubung dengan AI.
Dengan baterai 200 kWh, trem bisa menempuh 90 km sekali isi daya. Teknologi ini memungkinkan operasi dengan atau tanpa masinis.
Wapres Gibran Rakabuming menghadiri uji coba 2 November 2024, mendukung transportasi publik ramah lingkungan untuk mengurangi emisi karbon.
Prof. Bambang Riyanto menjelaskan sistem otonom trem ini mencakup fitur object detection, collision avoidance, adaptive cruise control, hingga autonomous emergency braking.
Kolaborasi ini didukung LPDP dan diharapkan jadi tonggak baru transportasi publik berbasis energi terbarukan di Indonesia

0 comentários:
Posting Komentar