BI Surakarta mencatat jumlah UMKM di Solo meningkat signifikan. Pada 2021 hanya ada 3.600 UMKM, melonjak jadi 11.100 di 2022, dan mencapai 13.200 pada 2023.
Kepala BI Surakarta Dwiyanto Cahyo Sumirat menyebut UMKM terbukti menjadi penyelamat ekonomi, termasuk saat pandemi COVID-19.
Namun, UMKM masih menghadapi kendala kapasitas produksi, kualitas produk, hingga pencatatan keuangan. Ia menekankan pentingnya laporan keuangan agar perbankan bisa menilai risiko saat memberikan modal.
Peningkatan jumlah UMKM ini juga ditampilkan dalam rangkaian HUT ke-44 Dekranas di Solo yang dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo

0 comentários:
Posting Komentar